Penutupan Teras Malioboro 2 dan Pemindahan Pedagang ke Lokasi Baru

Yogyakarta, ragnaroratmangoen.com/ – Teras Malioboro 2, salah satu pusat perdagangan ikonik di Yogyakarta, resmi ditutup pada Selasa (14/1/2025) pukul 24.00 WIB. Spanduk imbauan pengosongan lokasi telah terpasang di halaman depan, mengingatkan para pedagang untuk bersiap memindahkan aktivitas perdagangan mereka ke lokasi baru.

Dalam spanduk tersebut, disampaikan bahwa seluruh kegiatan perdagangan akan dipindahkan ke dua lokasi baru, yakni Teras Malioboro Timur (Ketandan) dan Teras Malioboro Barat (Beskalan).

BACA JUGA : penunjukan rudi valinka sebagai staf khusus kementerian komunikasi dan digital menuai pertanyaan


Imbauan untuk Pedagang

Para pedagang yang belum melakukan kontrak untuk lokasi baru diminta segera mendaftar di Kantor UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya. Pendaftaran kontrak telah ditutup pada Jumat, 10 Januari 2025, dan pengundian lokasi untuk pedagang baru dilaksanakan sehari setelahnya, yakni pada 11 Januari 2025.

“Para pedagang diimbau untuk segera menyelesaikan kewajiban administrasi sebelum berpindah ke tempat yang telah disediakan,” ujar Kepala UPT Kawasan Cagar Budaya Yogyakarta, Sugeng Raharjo.


Tujuan Pemindahan

Pemindahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan Malioboro untuk mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus melestarikan status kawasan sebagai cagar budaya. Teras Malioboro 2 yang selama ini menjadi pusat kegiatan perdagangan akan difungsikan kembali untuk keperluan lain yang sejalan dengan konsep penataan tersebut.

“Langkah ini bertujuan untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata rapi, sehingga Malioboro tetap menjadi ikon Yogyakarta yang nyaman untuk dikunjungi,” tambah Sugeng.


Tanggapan Pedagang

Meskipun pemindahan ini telah disosialisasikan, sejumlah pedagang mengaku masih kebingungan dengan prosedur yang harus dilakukan. Salah satu pedagang, Siti Aisyah (45), mengatakan bahwa informasi mengenai lokasi baru sudah ia terima, tetapi ia masih ragu soal proses kontrak.

“Kami sebenarnya mendukung, tetapi harapannya semua proses administrasi dipermudah agar kami tidak bingung,” ujar Siti kepada Kompas.com.

Namun, beberapa pedagang lainnya menyambut positif pemindahan ini. Mereka berharap lokasi baru dapat memberikan ruang yang lebih baik untuk berjualan, sekaligus mendukung arus pengunjung yang lebih tertib.


Perubahan di Malioboro

Penutupan dan pemindahan Teras Malioboro 2 menandai langkah besar dalam penataan kawasan Malioboro, yang menjadi salah satu destinasi wisata paling ramai di Indonesia. Pemerintah Daerah Yogyakarta berharap langkah ini dapat mendukung Malioboro sebagai kawasan wisata ramah lingkungan dan berstandar internasional.

Pengunjung Malioboro yang ingin berbelanja di lokasi baru dapat mengunjungi Teras Malioboro Timur (Ketandan) dan Teras Malioboro Barat (Beskalan) mulai pekan depan.